Kecerdasan buatan (AI) telah merevolusi proses perancangan arsitektur, terutama pada tahap konseptual. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi platform Midjourney sebagai alat ideasi desain berbasis text-to-image. Midjourney dipilih karena kemampuannya menghasilkan visualisasi berkualitas tinggi dengan daya komputasi rendah, sehingga mempermudah eksplorasi desain bagi arsitek. Metode penelitian terdiri dari dua tahap iteratif: brainstorming ide dan enhancing ide. Tahap brainstorming digunakan untuk menghasilkan visualisasi awal berdasarkan prompt yang disusun secara spesifik. Selanjutnya, tahap enhancing melibatkan fitur lanjutan, seperti blending dan retexturing, untuk memperhalus detail desain dan meningkatkan relevansi visual. Proses iterasi ini didukung oleh umpan balik dinamis, memungkinkan pengguna untuk terus menyempurnakan ide hingga mencapai hasil yang diinginkan. Hasil menunjukkan bahwa Midjourney mampu mempercepat proses ideasi dan menghasilkan keragaman alternatif desain yang mendalam. Kombinasi eksplorasi parameter seperti chaos, stylize, dan blending membuka peluang besar bagi arsitek untuk mengeksplorasi ide desain secara efisien. Namun, integrasi AI tetap membutuhkan pendekatan kritis untuk menjaga keseimbangan antara teknologi dan kreativitas manusia, memastikan hasil desain mencerminkan nilai estetika dan fungsi arsitektural.
Building similarity graph...
Analyzing shared references across papers
Loading...
Wicaksana Gde Bagus Andhika
Peter Ardhianto
Building similarity graph...
Analyzing shared references across papers
Loading...
Andhika et al. (Fri,) studied this question.