Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status sanad dan melakukan kontekstualisasi pemahaman hadis tentang pendidikan yang terhimpun dalam kitab al-Targhib wa al-Tarhib melalui tinjauan metodologi kritik hadis Musahadi HAM. Hadis yang dikaji secara lahiriah menimbulkan ambiguitas dan potensi pertentangan dengan dalil Al-Qur’an dan hadis lain. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kritis hadis. Hasil penelitian ini menunjukkan dua temuan utama. Pertama, melalui kritik historis, hadis tersebut ditetapkan sahih dan maqbul, meskipun berstatus Ahad Gharib, karena memenuhi kaidah kesahihan sanad dan matan. Kedua, melalui kritik eidetis, hadis tersebut tidak dimaknai sebagai celaan total terhadap dunia, melainkan sebagai kritik universal terhadap orientasi hidup materialistik yang memutus hubungan dengan nilai ilahiah. Pengecualian terhadap ‘ālim dan muta‘allim (orang berilmu) merupakan penegasan bahwa ilmu (al-‘ilm wa al-ta‘allum) adalah pilar utama yang membuat dunia bernilai dan merupakan landasan etis untuk transformasi sosial. Dengan demikian, hadis ini berfungsi sebagai landasan etis untuk pendidikan kontemporer, mendorong umat untuk membangun peradaban yang berbasis ilmu dan spiritualitas.
Building similarity graph...
Analyzing shared references across papers
Loading...
Fitratul Uyun
Sarkowi Sarkowi
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
Muhammad Walid
Building similarity graph...
Analyzing shared references across papers
Loading...
Uyun et al. (Mon,) studied this question.